Home Aswaja Akidah Memahami Sifat Wujud Allah
Memahami Sifat Wujud Allah

Memahami Sifat Wujud Allah

325
0

Sebelum kita membahas tentang kajian wujud Allah SWT, wajib kita ketahui bahwa para ulama sepakat untuk menyucikan Allah SWT serta tidak menyerupakan-Nya dengan suatu apapun. Inilah pendapat Ahlussunnah baik dari kalangan Asya’irah maupun Maturidiyah.

Baca Juga: Nasehat Untuk Para pejabat

rindu-AllohPembagian maujud yang pertama ini terdapat dalam kitab Idhâhud-Dalîl (hal. 103-104)  ditolak, karena Tuhan itu tidak bisa dibayangkan oleh indra manusia, sebab Tuhan bukan berupa benda (jisim), sifat benda ataupun sebuah unsur dari benda. Oleh karena itu, wujudya Allah I tanpa arah dan tempat dapat diterima pleh akal, sebagaimana akal percaya bahwa wujudnya Allah I tidak berupa sebuah kebendaan (jismiyah), ataupun sifat benda (ardiyah), sama halnya Allah I itu tidak terdapat pada suatu arah atau tempat. Dengan demikian, indra kita tidak mampu untuk memahami serta memikirkan wujudnya Allah I.

Rasulullah r bersabda:

كَانَ اللهُ وَلَمْ يَكُنْ شَيْءٌ غَيْرَهُ (رواه البخاري

“Allah ada sebelum segala sesuatu ada.”) HR. Al-Bukhari).

Melalui hadits ini, Rasulullah r memberikan pemahaman bahwa Allah I ada sebelum tempat, arah, cahaya, kegelapan, dan yang lain ada. Dengan demikian, wujudnya Allah I ada tanpa tempat dan arah merupakan pemahaman yang bisa diterima oleh akal. Menurut para ulama, hadits ini juga menafsiri pada firman Allah I:

 هُوَ الْأَوَّلُ (سورة الحديد: 3

“Dialah Yang Awal” (QS: al-Hadid : 3).

Baca Juga: Allah Ada Tanpa tempat

Berikut juga ungkapan ulama salaf bahwa Allah I ada tanpa tempat dan tidak dibatasi oleh arah;

  • Zainal Abidin (cucu Sayidina Ali t ) berkata;

أَنْتَ اللهُ الَّذِيْ لَا تُحَدَّ

“Engkau Allah yang tak dibatasi suatu apapun.”

  • Imam Abu Hanifah dalam Fikh al-Akbar berkata;

وَلَا حَدَّ لَهُ وَلَا ضِدَّ

“Tidaka ada batasan bagi Allah (didibatasi sesuatu) dan tidak ada yang berlawanan (arah) dengan Allah.”

  • Imam Syafi’i dalam Fikh al-Akbar Li asy-Syafi’î, berkata;

اعْلَمُوْا أَنَّ الْحَدَّ وَالنِّهَايَةَ لَا يَجُوْزُ عَلَى اللهِ تعالى

“Ketahuilah bahwa sesungguhnya batas dan puncak sesuatu tidak akan terjadi pada Allah I.

  • Iman Ahmad bin Hanbal dalam I’tiqâd al-Imâm Ahmad berkata;

لَا تَلْحَقُهُ الْحُدُوْدُ قَبْلَ خَلْقِ الْعَرْشِ وَلَا بَعْدَ خَلْقِ الْعَرْشِ

“Allah tidak akan tertimpa oleh batas, baik sebelum menciptakan ‘Arsy maupun setelahnya.”

AnnajahSidogiri.id

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *