HEADLINE

Aswaja

Lima Karakteristik Islam Liberal

Lima Karakteristik

Sebagai sebuah organisasi, Jaringan Islam Liberal (JIL) kini  tidak banyak lagi kita dengar aktivitasnya. Tapi bukan berarti mereka sudah musnah. Bisa jadi, sebagai sebuah organisasi memang sudah bubar, tapi sebagai sebuah ide, liberal tidak akan pernah benar-benar hilang. Saya rasa ada kesadaran dalam jiwa mereka, bahwa mereka tidak akan pernah mendapat empati masyarakat jika masih tetap menamakan dirinya sebagai Islam ...

Read More »

Imam Haramain; Pelita Aswaja dari Tanah Persia

Ayahnya, Abū Muhammad al-Juwainī merupakan pakar fikih pada masanya. Pribadinya sufi dan warak. Ia berprofesi sebagai juru tulis. Dari penghasilannya, ia membeli seorang budak yang berperangai sopan dan baik, salihah. Al-Juwainī sangat hati-hati menjaga makanan. Dia tidak rela memberi makanan yang subhat, apalagi haram. Ketika Imam Haramain lahir, al-Juwainī berpesan kepada istrinya supaya tidak mengizinkan siapapun menyusuinya. Pada suatu hari ...

Read More »

Urgensitas Generasi Imam Al-Asy’ary

Generasi

Abad ketiga hijriyah adalah masa keemasan ilmu pengetahuan Islam. Periode ini menyaksikan berbagai peristiwa penting dalam bidang pemikiran yang memiliki pengaruh besar dalam ilmu teologi (kalam) secara khusus dan ilmu keislaman secara umumnya. Dengan kebebasan berpikir bagi setiap ilmuan. Meskipun abad ketiga Hijriyah merupakan masa keemasan keilmuan Islam, bukan berarti umat Islam bebas dari ancaman dan tantangan. Justru pada waktu ...

Read More »

Kemurnian Akidah Sahabat Nabi

kemurnian akidah sahabat

Dalam studi akidah Islam, para shahabat dari kalangan Muhajirin maupun Anshar memahami akidah dari al-Qur’an dan petunjuk Rasulullah, karena mereka telah mengerti tentang legalitas sifat-sifat yang pantas bagi dzat Allah dan yang tidak pantas bagi dzat-Nya dengan memahami ayat-ayat al-Qur’an. Tak heran pada masa Sahabat itu tidak pernah terjadi kontroversi mengenai permasalahan akidah, terlebih permasalahan tentang perbuatan manusia, apakah Allah ...

Read More »

Sifat “Wajib” Allah Hanya 20?

Akidah

Terkadang ada saja yang bertanya aneh-aneh setelah mendengar nazam Aqîdatul-Awâm mengenai sifat Allah, yang berbunyi: وَبَـعْـدُ فَاعْلَمْ بِوُجُوْبِ الْمَعْرِفَـهْ ۞ مِنْ وَاجِـبٍ ِللهِ عِـشْرِيْنَ صِفَـهْ “Waba’du, ketahuilah bahwa (orang mukalaf) wajib mengetahui 20 sifat yang wajib bagi Allah.” Sifat “wajib” yang mana orang mukalaf wajib mengetahuinya dengan dalil (makrifat) itu memang berjumlah 20. Hakikatnya, sifat Allah tidak terbatas. Allah bersifatan ...

Read More »