Wahabi

Mengkritik Trilogi Tauhid Wahabi (Part 3)

Kritik Tauhid Wahabi

Kritik Tauhid Asma was Sifat Adapun yang terakhir adalah terkait tauhid asma’ was sifat. Dalam pembahasan ini, tentu saja konsep antara Ahlusunah wal Jamaah dan Wahabi berbeda. Sebagaimana maklum, konsep tauhid asma was sifat Wahabi adalah buah pemikiran Syekh Ibnu Taimiyah. Dalam masalah keyakinan (iktikad), Syekh Ibnu Taimiyah merupakan sosok ulama yang berpandangan kaku dalam memahami al-Quran dan hadis. Dengan ...

Read More »

Mengkritik Trilogi Tauhid Wahabi (Part 2)

Kritik Tauhid Wahabi

Kritik Tauhid Uluhiyah Selanjutnya, terkait dengan makna tauhid Uluhiyah yang ada, Ibnu Taimiyah, Muhammad bin Abdul Wahhab, Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, dll, mendefinisikan Tauhid Uluhiyah dengan definisi yang sangat luas, sehingga amaliah-amaliah yang bukan ibadah pun oleh mereka dianggap sebagai ibadah. Tidak ayal jika kemudian praktik-praktik amaliah yang mengakar di kalangan mayoritas umat Islam, seperti ziarah kubur, ...

Read More »

Mengkritik Trilogi Tauhid Wahabi (Part 1)

Kritik Tauhid Wahabi

Kritik Tauhid Rububiyah Dalam diskursus trilogi Tauhid, Ibnu Taimiyah sebagai penemu teori ini membatasi dan membagi setiap makna dari tauhidnya masing-masing. Dari pembatasan dan pembagian makna inilah, nantinya berakibat fatal bagi amaliyah umat Islam, sebab, di antara konsekuensi yang ada, tak heran jika kemudian banyak umat Islam yang dikafir-kafirkan lantaran tidak sesuai dengan pengaplikasian trilogi Tauhid ala Wahabi ini. Contoh ...

Read More »

Telaah Kritis Terhadap Anti Tradisi Ala Wahabi

Telaah Kritis Terhadap Anti Tradisi Ala Wahabi

Islam sebagai agama yang universal, apabila dilihat dari rentang historisitasnya—teerlebih pada masa kejayaan Islam dari 750 M hingga 1258 M–senantiasa bersikap toleran terhadap pemikiran dan tradisi yang berbeda di luarnya, bahkan tak jarang memberikan apresiasi dengan mengadopsi dan menjadikannya sebagai bagian yang intergral dari Islam itu sendiri. Refleksi Islam seperti ini bisa dilacak sejak masa Rasulullah hingga generasi-generasi selanjutnya. Dalam ...

Read More »

Manusia Mengubah Takdir, Mungkinkah?

mengubah takdir, mungkinkah?

Dalam kajian Ilmu Tauhid, takdir adalah istilah yang merujuk pada qadla’ atau keputusan Allah yang telah tertulis di lauh mahfudz sejak sebelum dunia tercipta (azali). Allah menyinggung hal ini dalam banyak ayat, misalnya ayat: مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ   “Setiap bencana yang menimpa di bumi dan ...

Read More »