Aktual

7 Fakta Mengejutkan Agama Baha’iyah Beserta Kerancuan Ideologinya

#30. 7 Fakta Mengejutkan Agama Baha’iyah Beserta Kerancuan

Baha’iyah atau lebih dikenal dengan istilah Bahá’i Faith, didirikan oleh pria yang bernama Mírzá Ḥusayn-`Alí Núrí, yang kemudian dikenal di kalangan Baha’iyah dengan nama Baha’ullah. Untuk mengenali tentang ajaran pokok sekaligus kesesatanya, perlu kiranya setidaknya mengetahui 7 fakta berikut:  1. Bermula dari Agama Rintisan Mírzá`Alí-Muḥammad Berbicara Agama Baha’iyah, tidak terlepas dari ajaran sebelumnya, yakni Agama Babiyah. Agama ini didirikan oleh ...

Read More »

Batas Antara Iman Dan Kafir

Batas antara Iman dan Kafir

Akhir-akhir ini banyak kita temukan fenomena beragam yang dilakukan umat Islam, mulai dari mengucapkan ‘selamat Natal’ di perayaan orang Kristen, ikut andil dalam memeriahkan hari Valentine, sampai ceramah di dalam gereja. Fenomena semacam ini tentu tidak akan lepas dari kritikan, baik yang lembut maupun yang pedas, keduanya sama-sama memberikan tanggapan dari berbagai sisi. Namun yang disayangkan adalah, ada saja yang ...

Read More »

Umat Islam Masuk Gereja, Bolehkah?

Geraja

Kamis (29/04/2021) bulan kemarin, netizen kembali geger tatkala ada salah seorang dai yang diundang memasuki gereja demi berpidato dalam acara peresmian Gereja Bethel Indonesia (iNews.id 06/05/2021). Sebagaimana maklum, para netizen yang menonton dan menyimak video tersebut terkotak-kotak dalam memberikan sikapnya. Sebagian mereka ada yang mendukung dengan alasan isi pidatonya tersebut dapat menumbuhkan rasa toleransi yang kuat antar-umat beragama. Sebagian lagi ...

Read More »

Ragam Makna La Ilaha Illal-Lah

Serial Kitab Kiai

Pembahasan pertama dalam kitab al-Ma’man mindh-Dhalalah ialah terkait kalimat tauhid, la ilaha illal-Lah. Dalam kitab tersebut, Syaikhina wa Murabbi Ruhina KH. A. Nawawi bin Abd. Djalil memaparkan ragam makna kalimat tauhid. Makna Pertama Makna pertama La ilaha illa-Lah ialah: tidak ada ‘yang disembah’ secara hak, selain Allah. Dalam al-Ma’man minadh-Dhalalah (7) disebutkan: لَا مَعْبُوْدَ بِحَقٍّ فِيْ الْوُجُوْدِ اَيْ سِوَىْ الذَّاتِ ...

Read More »

Menjawab Penulis Liberal Soal Puasa Perempuan Haid (Bagian III)

Menjawab Penulis Liberal Soal Puasa Perempuan Haid

Selanjutnya, ada yang mengajukan pertanyaan ingkar, jika perempuan haid diharamkan puasa, berarti tidak ada kewajiban, kalau tidak ada kewajiban mengapa harus mengganti? Al-Imam al-Baijuri dalam kitabnya, Hâsyiyah al-Baijûrî (1/561), menyebutkan bahwa, menurut pendapat yang lebih kuat, pada dasarnya perempuan haid memang tidak diwajibkan berpuasa. Namun, ia tetap berkewajiban mengganti puasanya, sebab ada perintah baru yang mewajibkan perempuan haid mengganti puasanya. ...

Read More »