• xnxx
  • xnxx
Antara Anugerah dan Hidayah - AnnajahSidogiri.id
AnnajahSidogiri.id
No Result
View All Result
Rabu, Februari 11, 2026
  • Login
  • Terbaru
  • Aktual
    ISLAM ITU TIDAK ANTI TRADISI!

    ISLAM ITU TIDAK ANTI TRADISI!

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Ajaran Tauhid Para Nabi dan Rasul

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Maryam

    Maryam Merupakan Nabi?

    Dimensi Akidah Makhluk Ghaib

    Dimensi Akidah Makhluk Ghaib

    Mukjizat

    Kenali Mukjizat dan Fenomena Lainnya (!)  

  • Aswaja
    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Prinsip Interaksi dengan Non-Muslim

    Awam dan Kewajibannya Terhadap Hukum Syariat

    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Bagaimana Aswaja Memandang Rezeki?

    Wali

    Wali dan Karamah [3/3]

    karomah wali

    Wali dan Karamah [2/3]

    Wali dan Karamah [1/3]

    Arti Mimpi Melihat Allah

    Ketika Kau Membenci Ahlul Bait

    Ketika Kau Membenci Ahlul Bait

    Nabi Khidir Hanya Ilusi Sufi?

    Nabi Khidir Hanya Ilusi Sufi?

  • Liberal
    Sekularisme

    Islam vs Sekularisme Politik

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Analisis Misi Orientalis

    Analisis Misi Orientalis

    Syariat

    Syariat Islam Harus Dijalankan

    Kemakhlukan Al-Quran Versi Muktazilah dan Liberal

    Tuhan Tidak Adil?

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

    Menepis Tafsir Feminis

  • Wahabi
    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Jimat Kalung Balita, Bidahkah?

    Jimat Kalung Balita, Bidahkah?

  • Syiah
    al-Kisai

    Menyikapi Kisah Ahlul Kisa’ dengan Benar

    Allah Adalah Dzat, Bukan Roh

    Ismailiyah: Sinkronisasi Filsafat dalam Ajaran Syiah

    Syiah

      Membedah Hadis Syiah

    Menyoal Cinta Syiah kepada Ahlul Bait

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

      Asmaul-Husna: Apakah Cuma Sembilan Puluh Sembilan Nama?

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Siapa Iblis Itu?

      Siapa Iblis Itu?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

    • Resensi
    • Tokoh
      al-Buthi

      Syekh Sa’id Ramadhan Al-Buthi; al-Ghazali Kecil dari Suriah

      Strategi Membendung Aliran Sesat di Era Globalisasi

      Syekh Ahmad Zaini Dahlan; Mufti dan Pejuang Melawan Wahabi

      Syeikh Al-Baijuri:  Sang Pembela Kebenaran

      Syeikh Al-Baijuri: Sang Pembela Kebenaran

      at-Thohahawi

      Imamul Mutakallimin; Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Saad al-Din at-Taftazani

      Saad al-Din at-Taftazani

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Al-Imam Al-Ghazali

      Al-Imam Al-Ghazali

      • Firqah
    • Wawancara
  • Video
AnnajahSidogiri.id

Antara Anugerah dan Hidayah

Abdulloh AG by Abdulloh AG
2 September 2025
in Kajian
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Antara Anugerah dan Hidayah
178
SHARES
2.2k
VIEWS
Bagikan di FBBagikan di TwitterBagikan di WABagikan di Telegram

Dalam  memahami cara kerja petunjuk (hidayah) dan pemilihan Ilahi (ijtabā) dalam Al-Qur’an, kita menemukan dua bentuk perlakuan Allah terhadap hamba-hamba-Nya yang berbeda secara prinsip. Keduanya disebutkan, misalnya, dalam firman Allah:

اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَن يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَن يُنِيبُ

“ Allah memilih kepada-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada-Nya siapa yang kembali (bertaubat).” (QS. Asy-Syūrā: 13)

🟦 1. Ijtabā: Anugerah Tanpa Syarat

Kata “يجتبي” berasal dari akar kata j-b-w yang berarti memilih atau menyaring secara khusus. Dalam konteks ayat di atas, ijtabā merujuk pada pemilihan langsung oleh Allah terhadap seseorang untuk menerima kemuliaan atau kedudukan tertentu, sebagaimana halnya para nabi, wali, dan hamba-hamba pilihan lainnya.

Para ulama tafsir seperti al-Ālūsī[1] dan ar-Rāzī[2] menjelaskan bahwa ijtabā adalah pemberian Ilahi murni, yaitu bentuk anugerah (fadl) yang Allah berikan tanpa syarat atau usaha sebelumnya dari manusia. Artinya, Allah memuliakan siapa yang Dia kehendaki tanpa terlebih dahulu menuntut amalan tertentu dari hamba itu. Ini adalah wilayah hak prerogatif Allah yang tidak bisa dimasuki oleh penilaian manusia. Maka sangat betul apa yang disampaikan al-Buthi dalam kitabnya al-Insan Musayyar aw Mukhayyar:

فَهِيَ عَطِيَّةٌ إلَهِيَّهٌ يُكْرِمُ اللهَ بِهَا مَنْ شَاءَ مِنْ عِبَادِهِ ، دُوْنَ سَابِقِ شَرْطٍ أوْ سُلٌوْكِ سَبِيْلٍ

“Maka ijtabā adalah anugerah Ilahi yang diberikan tanpa syarat dan tanpa harus menempuh jalan tertentu sebelumnya.[3]”

🟦 2. Hidayah: Hadiah yang Disesuaikan dengan Kelayakan

Berbeda halnya dengan ijtabā, hidayah (petunjuk) adalah sesuatu yang diberikan berdasarkan kelayakan, bukan secara mutlak. Allah telah menetapkan dalam sunnah-Nya bahwa siapa yang layak untuk menerima hidayah, maka ia akan mendapatkannya. Sebaliknya, siapa yang tidak layak, maka ia akan luput darinya.

أمَّا الهِدَايَةُ فَقَدْ قَضَى اللهُ تَعَالَى أنْ تَكُوْنَ نَتِيْجَةً لِاسْتِحْقَاقٍ، فَمَنِ اسْتَحَقَّ الْهِدَايَةَ نَالَهَا ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَحِقَّهَا لَمْ يَنَلْهَا

 “Adapun hidayah, maka Allah telah menetapkan bahwa ia merupakan hasil dari kelayakan. Siapa pun yang layak menerimanya akan diberi, dan yang tidak layak, tidak akan mendapatkannya[4].”

Baca Juga;   Membedah Hadis Syiah

Lalu, apa ukuran kelayakan itu? Ukurannya bukan formalitas agama, nasab, atau kecerdasan, melainkan:

  • Tunduknya hati terhadap kebenaran
  • Tingginya tekad untuk mengikuti kebenaran walau pahit
  • Bersih dari kesombongan intelektual dan keangkuhan spiritual
  • Tidak dikendalikan oleh kepentingan pribadi atau hawa nafsu

Mereka yang meninggalkan sikap angkuh, membuang keras kepala, dan menjauh dari motivasi egoistik, ialah orang-orang yang layak mendapatkan hidayah Allah. Sebaliknya, orang yang mempertahankan warisan keyakinan hanya karena kebiasaan atau kepentingan, tanpa kemauan untuk merenung dan menimbang secara rasional, bukanlah termasuk pengikut keridaan Allah.

Penutup

Dalam konsep Al-Qur’an, terdapat dua bentuk hubungan Allah dengan hamba-Nya terkait jalan kebenaran:

  1. Ijtabā (Pemilihan Ilahi) adalah bentuk anugerah murni yang Allah berikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Pemilihan ini tidak tergantung pada usaha manusia, melainkan merupakan pemuliaan langsung yang datang dari rahmat Allah, sebagaimana terjadi pada para nabi dan hamba-hamba pilihan-Nya. Ia bersifat eksklusif dan prerogatif Ilahi.
  2. Hidayah (Petunjuk) adalah hasil dari kelayakan spiritual dan moral Allah memberi hidayah kepada mereka yang menyucikan hati dari kesombongan, keangkuhan, dan kepentingan pribadi, serta memiliki tekad tulus untuk mengikuti kebenaran. Hidayah merupakan balasan atas kesiapan jiwa, bukan hadiah yang datang tanpa sebab.

Dengan demikian, ijtabā adalah anugerah tanpa sebab, sementara hidayah adalah balasan atas kesiapan. Memahami perbedaan ini penting agar tidak menyalahpahami konsep takdir, dan agar kita tetap menyadari bahwa meskipun sebagian anugerah bersifat murni, petunjuk menuju kebenaran tetap terbuka bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh mencarinya dengan hati yang bersih.

Abiagbar | Annajahsidogiri.id

 

[1] Imama Shihabuddin Mahmud bin Abdullah al-Husayni al-Ālūsī, Rûhul-Ma`ani, (XIII/23)

[2] Imam Fakhruddin ar-Razi, Tafsir Kabir/ Mafatihul-ghaib, (XXVII/558)

[3] Said Ramdhan al-Buthi, al-Insan Musayyar am Mukhayyar, Dar Fikr, Cet. 17, 1445H./2024 M. Hlm.109

[4] Said Ramdhan al-Buthi, al-Insan Musayyar am Mukhayyar, Dar Fikr, Cet. 17, 1445H./2024 M. Hlm.109

Previous Post

  Membedah Hadis Syiah

Next Post

Dilema Karma; Antara Doktrin Hindu dan Ajaran Islam

Abdulloh AG

Abdulloh AG

santri aktif Pondok Pesantren sidogiri yang berasal dari pulau garam Madura dan redaksi website annajahsidogiri.id

Next Post
karma

Dilema Karma; Antara Doktrin Hindu dan Ajaran Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Aktual
  • Aswaja
  • Buletin Tauiyah
  • e-book
  • Firqah
  • Kajian
  • Kajian Kitab Kiai
  • Kolom
  • Konsultasi
  • Liberal
  • Lintas Agama
  • Publikasi
  • Resensi
  • Serial Akidah Awam
  • Syiah
  • Tokoh
  • Wahabi
  • Wawancara

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Aktual
  • Aswaja
  • Liberal
  • Wahabi
  • Syiah
  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Tokoh
      • Firqah
    • Wawancara
  • Video

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor