• xnxx
  • xnxx
Ketika Negara Tanpa Agama - AnnajahSidogiri.id
AnnajahSidogiri.id
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 14, 2026
  • Login
  • Terbaru
  • Aktual
    ISLAM ITU TIDAK ANTI TRADISI!

    ISLAM ITU TIDAK ANTI TRADISI!

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Ajaran Tauhid Para Nabi dan Rasul

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Maryam

    Maryam Merupakan Nabi?

    Dimensi Akidah Makhluk Ghaib

    Dimensi Akidah Makhluk Ghaib

    Mukjizat

    Kenali Mukjizat dan Fenomena Lainnya (!)  

  • Aswaja
    MODERASI ISLAM NO! ISLAM ITU MODERAT YES!

    MODERASI ISLAM NO! ISLAM ITU MODERAT YES!

    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Prinsip Interaksi dengan Non-Muslim

    Awam dan Kewajibannya Terhadap Hukum Syariat

    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Bagaimana Aswaja Memandang Rezeki?

    Wali

    Wali dan Karamah [3/3]

    karomah wali

    Wali dan Karamah [2/3]

    Wali dan Karamah [1/3]

    Arti Mimpi Melihat Allah

    Ketika Kau Membenci Ahlul Bait

    Ketika Kau Membenci Ahlul Bait

  • Liberal
    Sekularisme

    Islam vs Sekularisme Politik

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Analisis Misi Orientalis

    Analisis Misi Orientalis

    Syariat

    Syariat Islam Harus Dijalankan

    Kemakhlukan Al-Quran Versi Muktazilah dan Liberal

    Tuhan Tidak Adil?

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

    Menepis Tafsir Feminis

  • Wahabi
    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Jimat Kalung Balita, Bidahkah?

    Jimat Kalung Balita, Bidahkah?

  • Syiah
    al-Kisai

    Menyikapi Kisah Ahlul Kisa’ dengan Benar

    Allah Adalah Dzat, Bukan Roh

    Ismailiyah: Sinkronisasi Filsafat dalam Ajaran Syiah

    Syiah

      Membedah Hadis Syiah

    Menyoal Cinta Syiah kepada Ahlul Bait

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

      Asmaul-Husna: Apakah Cuma Sembilan Puluh Sembilan Nama?

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Siapa Iblis Itu?

      Siapa Iblis Itu?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

    • Resensi
    • Tokoh
      al-Buthi

      Syekh Sa’id Ramadhan Al-Buthi; al-Ghazali Kecil dari Suriah

      Strategi Membendung Aliran Sesat di Era Globalisasi

      Syekh Ahmad Zaini Dahlan; Mufti dan Pejuang Melawan Wahabi

      Syeikh Al-Baijuri:  Sang Pembela Kebenaran

      Syeikh Al-Baijuri: Sang Pembela Kebenaran

      at-Thohahawi

      Imamul Mutakallimin; Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Saad al-Din at-Taftazani

      Saad al-Din at-Taftazani

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Al-Imam Al-Ghazali

      Al-Imam Al-Ghazali

      • Firqah
    • Wawancara
  • Video
AnnajahSidogiri.id

Ketika Negara Tanpa Agama

M Nuril Ashabi Lutfi by M Nuril Ashabi Lutfi
9 Maret 2021
in Liberal
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketika Negara Tanpa Agama
162
SHARES
2k
VIEWS
Bagikan di FBBagikan di TwitterBagikan di WABagikan di Telegram

Sebuah negara harus ditopang agama, terlebih negara dengan mayoritas muslim. Agama berperan penting dalam kehidupan manusia untuk menuju Tuhan. Dengan agama, manusia menjadi makhluk bermoral yang mempunyai pondasi keimanan.

Sebagaimana firman Allah yang berbunyi, “Tidaklah Aku (Allah) menciptakan manusia dan jin kecuali agar menyembah (kepada Allah semata.)” (QS. adz-Dzariyah {51): 56).

Ayat ini jangan disalahartikan bahwa Allah butuh disembah. Akan tetapi, sejatinya memang manusia harus tunduk kepada sang pencipta. Terlepas ia selalu melakukan salah dan dosa.

Baca juga: Sejarah Liberalisasi di Indonesia

Sekularisme merupakan penyakit yang menyerang negara. Paham ini bertujuan memisahkan negara dari agama. Ketika negara tidak didasari oleh agama niscaya penduduknya akan tersesat dan tidak ada yang mengarahkan untuk melakukan kebajikan.

Paham sekular dilatar-belakangi oleh Kristen Eropa yang mencoba melepaskan diri dari cengkraman dogma gereja yang saat itu sangat meresahkan umat kristiani dengan menggunakan “tangan besi” bagi siapa saja yang menentangnya. Hal itu membuat para filsuf Kristen untuk melakukan kudeta terhadap gereja.

Turki adalah contoh negara Islam yang pernah menggunakan sistem sekular yang diadopsi dari Barat setelah beberapa abad menggunakan sistem kerajaan. Dampaknya, Islam sebagai ideologi negara perlahan dihilangkan. Contohnya, azan harus berbahasa Turki, kurikulum bahasa Arab dilarang, wanita Turki dilarang memakai hijab dan semacamnya. Agar tidak terlihat memisahkan agama, para sekularis beralasan bahwa semua itu merupakan budaya Arab dan bukan murni syariat Islam.

Sebenarnya sekularisme bukan hanya memisahkan agama dari negara. Akan tetapi, bisa dikatakan menghilangkan agama dalam suatu negara. Sebagaimana yang dirasakan penduduk Turki pada masa Kemal Attaturk dan penerusnya.

Hal ini berbeda dengan masa Rasulullah di mana Islam kuat dengan menjadikan Madinah sebagai pusat pemerintahan. Rasulullah langsung menguatkan Madinah dengan menerapkan syariat Islam secara kafah. Beliau memberikan hak-hak kehidupan manusia baik orang Islam maupun orang kafir.

Hal ini membuat Madinah sebagai pusat pemerintahan menjadi kuat dan maju. Kemajuan Islam, menurut Syekh Musthafa al-Ghalayaini dalam kitab ‘Idhatun-Nasiin adalah dengan cara menerapkan syariat Islam secara keseluruhan.

Beda hal ketika negara Islam menggunakan sistem sekularisme yang mengharuskan penduduknya menjauhi agama. Negara tersebut akan bertambah jauh dari kemajuan dari segi moral, pengetahuan, dan semacamya. Alasannya, mayoritas penduduknya bodoh dalam masalah agama.

Oleh sebab itu, kita harus menjauhi virus sekularisme agar tidak mudah meremehkan agama sebagai pedoman hidup. Terlebih dalam sistem negara kita jangan sampai terjadi sekularisasi seperti yang pernah terjadi di Turki. Semoga bermanfaat!

M Nuril Ashabi Luthfi | Annajahsidogiri.id

Previous Post

Dekonstruksi Teks dalam Al-Quran

Next Post

Salahkah Nabi Adam?

M Nuril Ashabi Lutfi

M Nuril Ashabi Lutfi

Redaksi Khusus Bagian Sejarah

Next Post
Salahkah Nabi Adam?

Salahkah Nabi Adam?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Aktual
  • Aswaja
  • Buletin Tauiyah
  • e-book
  • Firqah
  • Kajian
  • Kajian Kitab Kiai
  • Kolom
  • Konsultasi
  • Liberal
  • Lintas Agama
  • Publikasi
  • Resensi
  • Serial Akidah Awam
  • Syiah
  • Tokoh
  • Wahabi
  • Wawancara

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Aktual
  • Aswaja
  • Liberal
  • Wahabi
  • Syiah
  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Tokoh
      • Firqah
    • Wawancara
  • Video

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor