Acap kali, pengajar Islam mengeluarkan pertanyaan semacam pemahaman tentang kalimat ar-Rahman alal Arsyi Istawâ, Yadullah fauqa Aidîhim, dan kalimat-kalimat yang mengandung kesimpulan bahwa Allah ﷻ berjisim, bertempat dan lain sebagainya. Karena akan terjadi penerjemahan yang asal-asalan jika dikaitkan dengan Sang Pencipta alam.
Salah satu contoh orang-orang tekstualis adalah kelompok Hasyawiyah yang membuang jauh-jauh metode tafsir dan takwil. Memang dalam satu sisi, pemaknaan secara tafwidh lebih maslahah, dari pada disertakan penalaran dalam hal ketuhanan. Tapi, di sisi yang lain, terkadang sebuah teks membutuhkan tafsir dan takwil, guna menyelamatkan seseorang dalam berkeyakinan, lebih-lebih soal ketuhanan yang menjadi ajaran pokok dalam kehidupan beragama.
Imam al-Ghazali dalam kitabnya, Iljamul Awam, menyayangkan penafsiran literal tanpa ada penalaran yang dapat mensucikan Allah ﷻ dari penyerupaan terhadap makhluk-Nya, seperti yang sering terjadi dalam nash sebagaimana berikut:
Baca Juga:
- Teks hadis yang berbunyi :
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرِ، فَيَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ؟ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ.
“Allah ﷻ turun ke langit dunia di setiap sepertiga malam terakhir. Lalu Dia berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Sering kali diartikan oleh kelompok Hasyawiyah bahwa dzat Allah lah yang turun pada setiap malam, tanpa berpikir ‘kapan Allah yang akan naik lagi ke atas langit?’ Padahal, di berbagai belahan dunia waktu malam terjadi secara bergantian, bukan satu kali secara bersamaan.
Oleh karena itu, para ulama kalam memaknai kata ‘nuzul’ dengan beraneka ragam penakwilan yang dapat mempertahankan keagungan Allah ﷻ. Sebab dalam konsep diturunkannya suatu awak membutuhkan tiga komponen; tempat yang di atas, tempat yang di bawah, dan awak yang berpindah dari atas ke bawah, sehingga bisa dikatakan ‘turun’, atau dari bawah ke atas, akhirnya dikenal dengan kata ‘naik’. Semuanya menyimpulkan bahwa Ia butuh pada tempat, meskipun sebelum naik atau turunnya. Sedangkan Allah ﷻ itu suci dari hal semacam itu. Di samping Allah ﷻ adalah Sang Pencipta yang tak akan pernah serupa dengan makhluk, Dia pula yang tak akan membutuhkan pada tempat tinggal.
- Surah az-Zumar ayat 6;
وَأَنزَلَ لَكُم مِّنَ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ
Artinya: “Dia menurunkan untuk kamu delapan pasang dari binatang ternak” (Qs. Az-Zumar: 6)
Kalimat ‘Anzala’ dalam ayat di atas mengindikasikan bahwa hewan-hewan itu diturunkan dari atas langit. Orang yang berakal sehat akan menolak mentah-mentah terhadap pendapat demikian. Karena yang dimaksud kata ‘Anzala’ dalam ayat tersebut adalah hewan-hewan itu dilahirkan dari sebuah rahim seorang induk.
Baca Juga:
Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan, bahwa dzat Allah ﷻ bukanlah perawakan yang bisa naik turun seperti makhluk. Oleh karena itu, Imam Al-Ghazali berpesan, orang awam yang sedemikian lemahnya menggambarkan Tuhan, maka sebaiknya memfokuskan dirinya untuk beribadah kepada Allah ﷻ semata, atau menetapkan makna serta takwil yang sekiranya pantas bagi keagungan dan kemuliaan-Nya.
Tidak lah lain, apa yang penulis paparkan di atas merupakan suatu bentuk pemikiran orang-orang tekstualis, atau lebih akrab dengan sebutan Hasyawiyah dalam istilah Islam klasik. Serta sebutan ini merujuk pada kelompok yang memahami teks (nash) secara literal, tanpa memperhatikan konteks, tujuan syariat atau bahasa kiasan.
Dan sudah jelas kelompok ini sangat bertentangan dengan al-Firqah an-Nâjiyah Ahlussunnah wal–Jamaah. Oleh karena itu, tak jarang kelompok ini mendapatkan banyak kritikan dan kecaman dari ulama Ahlusunnah wal Jamaah. Di antaranya; Imam Abu al-Hasan al-Asy’ari, Imam al-Juwaini, Imam al-Ghazali, dalam kitabnya Iljamul–Awâm.
Rajib Nu’man Hamid | Annajahsidogiri.id































































