• xnxx
  • xnxx
Menggunakan Akal Sesuai Porsinya - AnnajahSidogiri.id
AnnajahSidogiri.id
No Result
View All Result
Kamis, Februari 12, 2026
  • Login
  • Terbaru
  • Aktual
    ISLAM ITU TIDAK ANTI TRADISI!

    ISLAM ITU TIDAK ANTI TRADISI!

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Ajaran Tauhid Para Nabi dan Rasul

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Maryam

    Maryam Merupakan Nabi?

    Dimensi Akidah Makhluk Ghaib

    Dimensi Akidah Makhluk Ghaib

    Mukjizat

    Kenali Mukjizat dan Fenomena Lainnya (!)  

  • Aswaja
    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Prinsip Interaksi dengan Non-Muslim

    Awam dan Kewajibannya Terhadap Hukum Syariat

    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Bagaimana Aswaja Memandang Rezeki?

    Wali

    Wali dan Karamah [3/3]

    karomah wali

    Wali dan Karamah [2/3]

    Wali dan Karamah [1/3]

    Arti Mimpi Melihat Allah

    Ketika Kau Membenci Ahlul Bait

    Ketika Kau Membenci Ahlul Bait

    Nabi Khidir Hanya Ilusi Sufi?

    Nabi Khidir Hanya Ilusi Sufi?

  • Liberal
    Sekularisme

    Islam vs Sekularisme Politik

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Analisis Misi Orientalis

    Analisis Misi Orientalis

    Syariat

    Syariat Islam Harus Dijalankan

    Kemakhlukan Al-Quran Versi Muktazilah dan Liberal

    Tuhan Tidak Adil?

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

    Menepis Tafsir Feminis

  • Wahabi
    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Jimat Kalung Balita, Bidahkah?

    Jimat Kalung Balita, Bidahkah?

  • Syiah
    al-Kisai

    Menyikapi Kisah Ahlul Kisa’ dengan Benar

    Allah Adalah Dzat, Bukan Roh

    Ismailiyah: Sinkronisasi Filsafat dalam Ajaran Syiah

    Syiah

      Membedah Hadis Syiah

    Menyoal Cinta Syiah kepada Ahlul Bait

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

      Asmaul-Husna: Apakah Cuma Sembilan Puluh Sembilan Nama?

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Siapa Iblis Itu?

      Siapa Iblis Itu?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

    • Resensi
    • Tokoh
      al-Buthi

      Syekh Sa’id Ramadhan Al-Buthi; al-Ghazali Kecil dari Suriah

      Strategi Membendung Aliran Sesat di Era Globalisasi

      Syekh Ahmad Zaini Dahlan; Mufti dan Pejuang Melawan Wahabi

      Syeikh Al-Baijuri:  Sang Pembela Kebenaran

      Syeikh Al-Baijuri: Sang Pembela Kebenaran

      at-Thohahawi

      Imamul Mutakallimin; Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Saad al-Din at-Taftazani

      Saad al-Din at-Taftazani

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Al-Imam Al-Ghazali

      Al-Imam Al-Ghazali

      • Firqah
    • Wawancara
  • Video
AnnajahSidogiri.id

Menggunakan Akal Sesuai Porsinya

Moh Zaim Robbani by Moh Zaim Robbani
21 Februari 2024
in Aswaja, Liberal
Reading Time: 3 mins read
A A
0
243
SHARES
3k
VIEWS
Bagikan di FBBagikan di TwitterBagikan di WABagikan di Telegram

Kajian mengenai posisi akal dalam Islam memang menjadi sesuatu yang urgen. Banyak masyarakat atau bahkan tokoh sekalipun yang salah paham mengenai hal tersebut. Akibatnya, muncul dua kubu; kelompok yang melampaui batas dalam menggunakan akal, hingga menabrak nas dan kelompok yang terlalu kaku terhadap nas hingga meninggalkan akal sepenuhnya.

Kedua-duanya merupakan hal yang keliru. Menggunakan akal dengan melampaui batas adalah keliru karena terlalu mendewakannya sampai menabrak nas yang bertentangan dengan akal. Begitu juga, terlalu kaku terhadap nas sehingga tidak menggunakan akal adalah keliru karena dalam beberapa ajaran Islam terdapat dalil yang menggunakan akal yang disebut dengan dalil ‘aqlî.

Oleh karena itu, dalam hal ini Ahlusunah menjadi penengah dari kedua kubu yang bertentangan; tidak terlalu berlebihan hingga menabrak nas dan tidak terlalu kaku hingga mengabaikan akal.

Lalu, bagaimana sebenarnya penerapan akal dalam Islam serta penggunaannya agar sesuai dengan porsinya? Mari perhatikan uraian berikut ini:

Posisi Akal dalam Islam

Mengenai pembahasan ini, kami lebih tertarik mengkajinya menggunakan kitab fenomenal yakni al-Iqtishâd fil-I’tiqâd, karya Imam Hujjatul-Islâm al-Ghazali. Dalam kitab tersebut, beliau menjelaskan bahwa umûr (sesuatu) itu terbagi menjadi dua:

1. Aksioma

Yakni sesuatu yang dapat diterima sebagai kebenaran tanpa pembuktian. Contoh mudahnya, seperti hitungan satu tambah satu sama dengan dua.

2. Non Aksioma

Yakni sesuatu yang tidak bisa diterima sebagai kebenaran kecuali dengan adanya pembuktian. Pembagian kedua ini oleh beliau dibagi menjadi tiga bagian:

 

Pertama, Perkara yang Dapat Diketahui dengan Akal Saja

Yakni sesuatu yang hanya bisa diketahui melalui akal saja. Tidak dapat diketahui melalui syariat.

Misalnya, mengetahui bahwa alam itu hâdits (baru). Hal tersebut merupakan pengetahuan yang diperoleh menggunakan akal. Jika kita tahu bahwa alam ini berubah-ubah, seperti siang dan malam yang selalu berganti setiap hari, maka akal kita akan menyimpulkan bahwa alam itu baru. Sebab, sesuatu yang berubah-rubah pasti baru.

Kedua, Perkara yang Dapat Diketahui Hanya dengan Nas Syariat Saja

Yakni sesuatu yang tidak bisa dijangkau oleh akal, dan hanya bisa diketahui melalui nas-nas syariat. Pembagian ini khusus terhadap hal-hal ghaibiyyât (gaib) seperti, pahala, siksa, surga, dan neraka.

Oleh karena itu, mempercayai adanya hal gaib hanya bisa diperoleh melalui nas-nas yang ada atau dengan memperoleh ilham dari Allah, bukan dengan akal.

Ketiga, Perkara yang Dapat Diketahui Melalui Akal dan Nas Syariat

Dalam pembagian terakhir inilah, al-Imam al-Ghazali sangat lebar dalam menjelaskannya. Beliau menjelaskan bahwa ketika datang suatu ketetapan dari syariat, maka harus meninjau beberapa tinjauan terlebih dahulu untuk kemudian membenarkannya:

Pertama, jika memang ketetapan syariat tersebut diterima oleh akal, maka diperinci: jika dalilnya qat’î, maka wajib membenarkannya secara qat’î. Begitu juga, jika dalilnya zhannÎ maka wajib membenarkannya secara zhannî.

 

Kedua, jika memang ketetapan syariat tersebut dianggap mustahil oleh akal. Dalam artian, akal menganggap bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi. Maka, wajib untuk menakwilnya. Sebab, tidak mungkin syariat yang merupakan wahyu dari Allah menyalahi akal.

 

Oleh karena itu, ketika terdapat syariat yang tidak diterima akal, maka bisa jadi akalnya yang tidak mampu menjangkaunya. Sehingga, syariat tersebut harus ditakwil.

 

Ketiga, jika memang ketetapan syariat tersebut dianggap mauqûf oleh akal, artinya akal tidak menganggap hal itu boleh terjadi, tapi juga tidak menganggapnya mustahil. Maka wajib untuk membenarkan syariat itu.[1] Karena, dengan keberadaan nas syariat saja sudah cukup untuk membenarkannya, Tidak memerlukan keputusan akal bahwa hal tersebut boleh terjadi.[2]

Dari pemaparan di atas, seharusnya sudah cukup bagi kita untuk memahami porsi dan posisi akal dalam hukum Islam. Kapan seharusnya akal dijadikan pedoman? Dan kapan seharusnya akal harus tunduk dan patuh kepada nas? Sehingga tidak terlalu kaku atau terlalu kebablasan dalam menggunakan akal. Wallâhu a‘lam bish-shawâb.

Moh Zaim Robbani | Annajahsidogiri.id

Previous Post

Mengenal Sifat Wajib Para Rasul

Next Post

Polemik Syiah-Indonesia dan Cara Kita Menyikapinya!

Moh Zaim Robbani

Moh Zaim Robbani

Panggilan sapaannya adalah Aim. sekarang menjadi pemimpin redaksi di AnnajahSidogiri.id. 1445-1446 H

Next Post

Polemik Syiah-Indonesia dan Cara Kita Menyikapinya!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Aktual
  • Aswaja
  • Buletin Tauiyah
  • e-book
  • Firqah
  • Kajian
  • Kajian Kitab Kiai
  • Kolom
  • Konsultasi
  • Liberal
  • Lintas Agama
  • Publikasi
  • Resensi
  • Serial Akidah Awam
  • Syiah
  • Tokoh
  • Wahabi
  • Wawancara

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Aktual
  • Aswaja
  • Liberal
  • Wahabi
  • Syiah
  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Tokoh
      • Firqah
    • Wawancara
  • Video

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor