• xnxx
  • xnxx
Menyibak Tabir Hari Kebangkitan - AnnajahSidogiri.id
  • https://purepurepiano.main.jp/
AnnajahSidogiri.id
No Result
View All Result
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Login
  • Terbaru
  • Aktual
    Karakteristik Interpretasi Sahabat Nabi

    Karakteristik Interpretasi Sahabat Nabi

    Urgensitas Interpretasi Sahabat Nabi

    Urgensitas Interpretasi Sahabat Nabi

    ISLAM ITU TIDAK ANTI TRADISI!

    ISLAM ITU TIDAK ANTI TRADISI!

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Ajaran Tauhid Para Nabi dan Rasul

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Maryam

    Maryam Merupakan Nabi?

  • Aswaja
    Memahami Kemustahilan Daur dan Tasalsul

    Memahami Kemustahilan Daur dan Tasalsul

    MODERASI ISLAM NO! ISLAM ITU MODERAT YES!

    MODERASI ISLAM NO! ISLAM ITU MODERAT YES!

    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Prinsip Interaksi dengan Non-Muslim

    Awam dan Kewajibannya Terhadap Hukum Syariat

    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Bagaimana Aswaja Memandang Rezeki?

    Wali

    Wali dan Karamah [3/3]

    karomah wali

    Wali dan Karamah [2/3]

    Wali dan Karamah [1/3]

    Arti Mimpi Melihat Allah

  • Liberal
    Toleransi dalam Islam Tanpa Pluralisme

    Toleransi dalam Islam Tanpa Pluralisme

    Sekularisme

    Islam vs Sekularisme Politik

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Analisis Misi Orientalis

    Analisis Misi Orientalis

    Syariat

    Syariat Islam Harus Dijalankan

    Kemakhlukan Al-Quran Versi Muktazilah dan Liberal

    Tuhan Tidak Adil?

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

  • Wahabi
    Kritik Konseptual terhadap Pembagian Tauhid Rububiyah dan Uluhiyah

    Kritik Konseptual terhadap Pembagian Tauhid Rububiyah dan Uluhiyah

    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

  • Syiah
    al-Kisai

    Menyikapi Kisah Ahlul Kisa’ dengan Benar

    Allah Adalah Dzat, Bukan Roh

    Ismailiyah: Sinkronisasi Filsafat dalam Ajaran Syiah

    Syiah

      Membedah Hadis Syiah

    Menyoal Cinta Syiah kepada Ahlul Bait

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

      Asmaul-Husna: Apakah Cuma Sembilan Puluh Sembilan Nama?

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Siapa Iblis Itu?

      Siapa Iblis Itu?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

    • Resensi
    • Tokoh
      al-Buthi

      Syekh Sa’id Ramadhan Al-Buthi; al-Ghazali Kecil dari Suriah

      Strategi Membendung Aliran Sesat di Era Globalisasi

      Syekh Ahmad Zaini Dahlan; Mufti dan Pejuang Melawan Wahabi

      Syeikh Al-Baijuri:  Sang Pembela Kebenaran

      Syeikh Al-Baijuri: Sang Pembela Kebenaran

      at-Thohahawi

      Imamul Mutakallimin; Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Saad al-Din at-Taftazani

      Saad al-Din at-Taftazani

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Al-Imam Al-Ghazali

      Al-Imam Al-Ghazali

      • Firqah
    • Wawancara
  • Video
AnnajahSidogiri.id

Menyibak Tabir Hari Kebangkitan

Muhammad Khoiron Abdullah by Muhammad Khoiron Abdullah
13 September 2022
in Aswaja
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Menyibak Tabir Hari Kebangkitan
175
SHARES
2.2k
VIEWS
Bagikan di FBBagikan di TwitterBagikan di WABagikan di Telegram

Al-Ba’tsu atau hari kebangkitan adalah hal mutlak yang bersifat niscaya. Di dalam al-Quran dan hadis, Allah dan Nabi berulang kali menjelaskan dengan gamblang bahwa setiap yang meninggal pasti akan dibangkitkan. Hanya saja, tidak semua orang mengetahui dengan rinci kabar mengenai hari kebangkitan ini. Keterbatasan pengetahuan agama adalah salah satu dari sekian banyak faktor-faktornya. Akhirnya, banyak mitos dan pemahaman menyimpang yang beredar di kalangan masyarakat awam. Masyarakat yang tidak mengerti soal tetek-bengek ilmu al-Quran, hadis, dan seperangkatnya ini akhirnya menelan mentah-mentah mitos yang tidak jelas tersebut. Tentu saja hal ini berbahaya bagi akidah dan keimanan mereka. Untuk itu, dalam kajian Tahqiqat kali ini, perlu dijelaskan lebih rinci ihwal hari kebangkitan yang diterangkan oleh al-Quran dan hadis.

 

Ihwal Hari Bangkit Setelah Lama Menjadi Mayit

Sebagai umat yang percaya bahwa al-Quran dan hadis merupakan sumber data yang mustahil berdusta, maka tentu umat Islam juga percaya bahwa kabar gaib yang diterangkan oleh keduanya adalah perkara benar yang bersifat niscaya. Salah satu hal gaib yang berulang kali dikabarkan secara tegas adalah proses bangkit setelah lama menjadi mayit. Kata Imam al-Ghazali dalam Ihyâ’ Ulumiddîn,

“Walaupun kabar mengenai hal gaib ini tidak bisa dijangkau oleh akal dan panca indra, tetapi dengan rasa iman, umat Islam tetap akan mantap memercayainya sebagai sebuah kebenaran”.

Namun, karena kabar terkait ‘hari bangkit’ ini masih belum jelas, akhirnya banyak orang awam yang membicarakannya tanpa didasari pengetahuan yang benar. Tentu saja hal ini berbahaya dan akan berubah menjadi sebuah petaka sesat bilamana menyimpang dari pemahaman Ahlusunah wal Jamaah. Lalu bagaimana sebenarnya pemahaman yang benar ihwal ‘hari bangkit’ ini?

Baca Juga : Hakikat Ahlussunnah wal Jamaah

Di dalam kitab Syarh al-Aqâid an-Nasafiyyah, Imam Sa’duddin at-Taftazani menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan al-ba’tsu atau hari bangkit adalah, Allah ﷻ kembali membangkitkan semua makhluknya yang telah mati dengan mengumpulkan segenap anggota tubuh aslinya dan mengembalikan ruhnya. Menurut beliau, inilah yang benar sesuai dengan pemahaman Ahlusunah wal Jamaah. Pendapat ini berangkat dari firman Allah ﷻ,

“Katakanlah (Muhammad), ‘Yang akan menghidupkannya ialah (Allah) yang menciptakannya pertama kali” (QS. Yasin: 79).

Pendapat ini diamini oleh banyak ulama yang lain, seperti Syekh Ibrahim al-Baijuri dalam Syarh Jauharatit-Tauhîd yang dengan tegas menyatakan bahwa jasad yang Allah ﷻ bangkitkan nanti adalah jasad yang asli. Jika ada yang menyangkal bagaimana mungkin jasad yang telah hancur bisa Allah ﷻ bangkitkan secara utuh seperti semula, maka jawabannya adalah sebagaimana yang dituturkan oleh Syekh al-Mutawalli asy-Sya’rawi dalam al-Ba’tsu wal-Mîzân wal-Jazâ’ bahwa hal yang demikian adalah kehendak Allah ﷻ dan bersifat rahasia. Dan tentunya hal yang demikian sangat mudah bagi-Nya.

“Dan Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengulanginya kembali dan itu lebih mudah bagi-Nya” (QS. Ar-Rum: 27).

Adapun mengenai sifat-sifat sewaktu hidup di dunia, ulama bersilang pendapat. Namun, mayoritas ulama Ahlusunah wal Jamaah berpendapat bahwa semua sifat sewaktu hidup di dunia, Allah ﷻ bangkitkan dan Allah ﷻ kembalikan lagi kepada yang bersangkutan, baik yang bersifat abadi seperti warna kulit dan karakteristik tubuh, atau yang bersifat sementara seperti vokal dalam suara. Pendapat inilah yang dipilih oleh Imam Abul-Hasan al-Asy’ari.

Sementara terkait proses kebangkitannya, Allah ﷻ membedakan antara manusia biasa dan yang memiliki hak istimewa, seperti para nabi dan syuhada. Menurut Syekh Abdul Karim Tatan dalam ‘Aunul Murîd, untuk kelas manusia biasa, jasad mereka di dalam kubur semuanya fana kecuali tulang ekornya. Oleh karena itu, ketika tiba hari kebangkitan, Allah ﷻ membangkitkan mereka dengan mengumpulkan segenap anggota tubuh aslinya dan mengembalikan ruhnya. Sedangkan untuk para Nabi dan syuhada tidak demikian. Jasad mereka utuh meski lama di dalam kubur, sehingga dalam kebangkitannya pun, Allah ﷻ langsung membangkitkannya seketika itu, tanpa perlu mengumpulkan anggota tubuhnya yang fana.

Dari kajian ini bisa kita simpulkan bahwa a). entitas hari kebangkitan itu benar-benar ada, b). jasad yang Allah ﷻ bangkitkan adalah jasad sewaktu di dunia, c). mayoritas ulama bersepakat bahwa Allah ﷻ juga membangkitkan sifat manusia sewaktu hidup di dunia, dan d). untuk proses kebangkitannya, Allah ﷻ membedakan antara manusia biasa dan para Nabi juga syuhada.

 

Khoiron Abdullah | Annajahsidogiri.id

Previous Post

Ikatan Cinta Sahabat Nabi

Next Post

Peran Akal Antara Asyairah, Maturidiah, dan Muktazilah

Muhammad Khoiron Abdullah

Muhammad Khoiron Abdullah

Santri kampung yang suka menulis, nyastra, ngopi dan berdiskusi! Redaksi Buletin Tauiyah.

Next Post
Peran Akal Antara Asyairah, Maturidiah, dan Muktazilah

Peran Akal Antara Asyairah, Maturidiah, dan Muktazilah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Aktual
  • Aswaja
  • Buletin Tauiyah
  • e-book
  • Firqah
  • Kajian
  • Kajian Kitab Kiai
  • Kolom
  • Konsultasi
  • Liberal
  • Lintas Agama
  • Publikasi
  • Resensi
  • Serial Akidah Awam
  • Syiah
  • Tokoh
  • Wahabi
  • Wawancara

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Aktual
  • Aswaja
  • Liberal
  • Wahabi
  • Syiah
  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Tokoh
      • Firqah
    • Wawancara
  • Video

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor