• xnxx
  • xnxx
Sejarah Wahabi dan Catatan Kelamnya - AnnajahSidogiri.id
  • https://lms.sipil.ft.unand.ac.id/
  • https://purepurepiano.main.jp/
  • https://inozem.bsuedu.ru/
  • https://jurnal.umpwr.ac.id/
  • https://sipedang.tebingtinggikota.go.id/ckeditor/
  • https://medical.science.journal-asia.education/
AnnajahSidogiri.id
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Login
  • Terbaru
  • Aktual
    Karakteristik Interpretasi Sahabat Nabi

    Karakteristik Interpretasi Sahabat Nabi

    Urgensitas Interpretasi Sahabat Nabi

    Urgensitas Interpretasi Sahabat Nabi

    ISLAM ITU TIDAK ANTI TRADISI!

    ISLAM ITU TIDAK ANTI TRADISI!

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Mengucapkan “Al-Marhum” Pada Orang Kafir

    Ajaran Tauhid Para Nabi dan Rasul

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Maryam

    Maryam Merupakan Nabi?

  • Aswaja
    MODERASI ISLAM NO! ISLAM ITU MODERAT YES!

    MODERASI ISLAM NO! ISLAM ITU MODERAT YES!

    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Prinsip Interaksi dengan Non-Muslim

    Awam dan Kewajibannya Terhadap Hukum Syariat

    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Bagaimana Aswaja Memandang Rezeki?

    Wali

    Wali dan Karamah [3/3]

    karomah wali

    Wali dan Karamah [2/3]

    Wali dan Karamah [1/3]

    Arti Mimpi Melihat Allah

    Ketika Kau Membenci Ahlul Bait

    Ketika Kau Membenci Ahlul Bait

  • Liberal
    Sekularisme

    Islam vs Sekularisme Politik

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Analisis Misi Orientalis

    Analisis Misi Orientalis

    Syariat

    Syariat Islam Harus Dijalankan

    Kemakhlukan Al-Quran Versi Muktazilah dan Liberal

    Tuhan Tidak Adil?

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

    Menepis Tafsir Feminis

  • Wahabi
    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Jimat Kalung Balita, Bidahkah?

    Jimat Kalung Balita, Bidahkah?

  • Syiah
    al-Kisai

    Menyikapi Kisah Ahlul Kisa’ dengan Benar

    Allah Adalah Dzat, Bukan Roh

    Ismailiyah: Sinkronisasi Filsafat dalam Ajaran Syiah

    Syiah

      Membedah Hadis Syiah

    Menyoal Cinta Syiah kepada Ahlul Bait

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

      Asmaul-Husna: Apakah Cuma Sembilan Puluh Sembilan Nama?

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Siapa Iblis Itu?

      Siapa Iblis Itu?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

    • Resensi
    • Tokoh
      al-Buthi

      Syekh Sa’id Ramadhan Al-Buthi; al-Ghazali Kecil dari Suriah

      Strategi Membendung Aliran Sesat di Era Globalisasi

      Syekh Ahmad Zaini Dahlan; Mufti dan Pejuang Melawan Wahabi

      Syeikh Al-Baijuri:  Sang Pembela Kebenaran

      Syeikh Al-Baijuri: Sang Pembela Kebenaran

      at-Thohahawi

      Imamul Mutakallimin; Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Saad al-Din at-Taftazani

      Saad al-Din at-Taftazani

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Al-Imam Al-Ghazali

      Al-Imam Al-Ghazali

      • Firqah
    • Wawancara
  • Video
AnnajahSidogiri.id

Sejarah Wahabi dan Catatan Kelamnya

Redaksi by Redaksi
5 September 2022
in Wahabi
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Sejarah Wahabi dan Catatan Kelamnya
298
SHARES
3.7k
VIEWS
Bagikan di FBBagikan di TwitterBagikan di WABagikan di Telegram

Siapa sangka aliran yang kita kenal dengan corak pemikirannya yang kaku, tektualis, dan ekstrem, yakni Wahabi, sejak awal kemunculannya telah menyebabkan banyak tragedi-tragedi berdarah disebabkan ajaran yang dianutinya. Ratusan bahkan ribuan umat Muslim dibantai habis oleh mereka, hanya karena pemamahamnya yang dangkal dalam masalah agama, menganggap orang yang melakukan tabaruk, tawasul, dan ziarah kubur telah keluar dari Islam alias kafir, sehingga hartanya halal diambil dan darahnya halal dibunuh. Nah, pada tulisan kali ini penulis hendak mengungkap beberapa fakta sejarah yang miris serta memilukan yang dilakukan kelompok Wahabi di awal kemunculannya dalam memasarkan pandangan dan ajarannya.

Sekilas Tentang Awal Berdirinya Wahabi

Muhammad bin Abdul Wahab adalah pendiri sekte Wahabi. Ayahnya, Syekh Abdul Wahab, merukapakan ulama besar di zamannya serta pakar Fikih mazhab Hanbali. Ibnu Abdil Wahab adalah seorang yang intent mempelajari karangan Syekh Ibnu Taimiyah. Dari beliaulah kemudian muncul buah pemikiran yang nyeleneh dan menyimpang.

Di awal perjalanan dakwahnya, ia banyak ditentang oleh ulama-ulama saat itu, sehingga ia diusir dari tanah kelahirannya. Bahkan ayah, saudara, serta guru-gurunya telah menyadari potensi atau lebih tepatnya khawatir akan muncul darinya pikiran-pikiran menyimpang dan tidak sejalan dengan apa yang dipegang umat Islam umumnya. Lalu akhirnya Allah membuat kehawatiran mereka menjadi kenyataan[1].

Ibnu Abdil Wahab tampil seakan sebagai sosok pahlawan, yang berani menyalahkan keyakinan-kayakinan umat Islam bahkan ulama saat itu. Ia mengatakan bahwa Tawasul atau ziarah kubur yang biasa dilakukan kebanyakan orang itu perbuatan syirik, keluar dari Islam. Di antara ulama yang menentang paham yang dibawa oleh Ibnu Abdil Wahab adalah saudaranya sendiri, Syekh Sulaiman bin Abdul Wahab. Beliau menulis kitab dengan judul Ash-Shawâiq al-Ilâhiyah fir-Raddi ‘alal-Wahabiyah, kitab khusus menolak pandangan kelompok Wahabi.

Fakta Memilukan Pembantaian Umat Muslim

Setelah Ibnu Abdil Wahab diusir dari kota Najd, ia pergi ke daerah Dzir’iyah, untuk melanjutkan dakwaknya. Di sana ia memasarkan ajaranya kepada masyarakat awam yang minim ilmu Agama. Akhirnya, banyak dari mereka yang tertipu dan terikut dengan ajakan tersebut. Mereka kemudian membuat komunitas, turut bergerak menyebarkan keyakinan yang mereka peroleh dari Ibnu Abdil Wahab. Di antara yang berperan penting dalam proses globalisasi ajaran Wahabi adalah Amir kota Dzir’iah saat itu; Ibnu Saud.

Baca juga : Karakter Paralogis Salafi-Wahabi

Lewat dirinya serta monopoli kekuasannya kemudian ia memaksa umat Muslim untuk ikut dan mengimani ajaran yang dibawa Ibnu Abdil Wahab tersebut. Bila tidak ikut maka akan dibunuh bahkan dibantai habis, seperti yang dilakukan mereka di kota Thaif.

Pengikut Ibnu Abdil Wahab telah membantai orang Thaif yang menolak ajakannya, tepatnya pada bulan Dzul Qadah tahun 1217 H (1803 M). Mereka membunuh semua orang tanpa pandang bulu, baik laki-laki, perempuan hingga anak kecil dan tua renta.

Disebutkan dalam kitab Umaraul Biladil Haram (hlm. 297-298), karya Sayid Ahmad Zaini Dahlan, ia berkata, “Orang-orang Wahabi ketika memasuki kota Thaif, mereka membunuh semua orang secara masal tanpa terkecuali, baik tua maupun kecil, laki-laki ataupun perempuan, hingga wanita yang sedang hamil. Mereka juga membunuh anak kecil yang ada di pangkuan ibunya. Dan membunuh orang -orang yang ada di rumah-rumah dan di toko-toko, lalu mereka pergi ke masjid dan menemukan orang-orang sedang baca al-Qur’an, salat, dll, lalu menghabisi semuanya. Membunuh yang sedang rukuk dan sujud. Mereka juga merampas harta, menginjak-injak al-Qur’an dan kitab-kitab seperti Sahih Bukhari dan Sahih Muslim serta beberapa kitab lainnya. Kemudian setelah merampas harta umat Muslim, mereka membagikannya layaknya harta ghanimah”[2].

Tidak hanya ulama suni, bahkan ulama Wahabi sekalipun, juga mengakui fakta pembantaian tersebut. Syekh Ibnu Bisyr an-Najdi Ketika menggambarkan terjadinya invasi ke kota Karbala, ia menuturkan, “Saud bergerak bersama bala tentaranya dengan menunggang kuda terbaik, yang terdiri dari orang-orang Najd, baduinya, orang-orang selatan Hijaz, Tihamah, dan lainnya, menuju kota Karbala. Maka mereka memenuhi kota itu, mengepung temboknya, masuk ke arah tersebut secara paksa. Mereka membumihanguskan seluruh penduduknya di pasar-pasar dan rumah-rumah. Menghancurkan kubah di atas pusara Imam Husain, kubah yang dihiasi dengan zamrud, yakut, dan permata indah lainnya. Mereka merampas semuanya yang ada di negeri itu. Seperti uang, senjata, pakaian, kuda, emas, perak, mushaf-mushaf mahal, dan lain sebagainya yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Mereka melakukan penyerbuan itu begitu cepat, sehingga mendekat waktu Zuhur mereka telah keluar, dan membawa semua harta itu, dan membunuh penduduknya sekitar 2000 orang”. (‘Unwanul-Majdi fî Târîkhi Najdi (hlm. 257).

Dari sini, kita akhirnya mengetahui bahwa dari awal sebenarnya ajaran Wahabi sudah banyak ditentang oleh ulama-ulama besar. Hanya saja, dengan liciknya mereka menggunakan jalur politik untuk memaksa umat Islam untuk mengikuti ajarannya atau kalau tidak mau maka akan dibunuh. Padahal seharusnya kita tidak diperkenakan menyakiti umat Muslim apalagi membunuhnya selagi mereka termasuk ahlul kiblat sebagaimana penjelasan hadis berikut:

مَنْ صَلَّى صَلَاتَنَا وَاسْتَقْبَلَ قِبْلَتَنَا وَأَكَلَ ذَبِيحَتَنَا فَذَلِكَ الْمُسْلِمُ الَّذِي لَهُ ذِمَّةُ اللَّهِ وَذِمَّةُ رَسُولِهِ فَلَا تُخْفِرُوا اللَّهَ فِي ذِمَّتِهِ

“Barangsiapa salat seperti salat kita, menghadap ke arah kiblat kita dan memakan sembelihan kita, maka dia adalah seorang Muslim, ia memiliki perlindungan dari Allah dan Rasul-Nya. Maka janganlah kalian mendurhakai Allah dengan mencederai perlindungan-Nya.” (HR Bukhari: 378)

Abd. Jalil | Annajahsidogiri.id

[1] Ahmad Zaini Dahlan dalam artikelnya yang berjudul ‘Fitnatul Wahabiyah’.

[2] Dikutip dari sebuah buku berjudul ‘Sejarah Berdarah Wahabi: Mereka Membununuh Semuanya, Temaduk Para ulama’ hlm. 78-79

Previous Post

Berbakti Kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal

Next Post

Mungkinkah Kematian Dipercepat?

Redaksi

Redaksi

Annajahsidogiri.id merupakan website Annajah Center Sidogiri (ACS), yang memegang teguh prinsip moderat dalam segala hal, sesuai dengan konsep Ahlusunnah Waljamaah.

Next Post
Mungkinkah Kematian Dipercepat?

Mungkinkah Kematian Dipercepat?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Aktual
  • Aswaja
  • Buletin Tauiyah
  • e-book
  • Firqah
  • Kajian
  • Kajian Kitab Kiai
  • Kolom
  • Konsultasi
  • Liberal
  • Lintas Agama
  • Publikasi
  • Resensi
  • Serial Akidah Awam
  • Syiah
  • Tokoh
  • Wahabi
  • Wawancara

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Aktual
  • Aswaja
  • Liberal
  • Wahabi
  • Syiah
  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Tokoh
      • Firqah
    • Wawancara
  • Video

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor