• xnxx
  • xnxx
Telisik Prisma Berpikir Teologi Imam Al-Asy’ari (Bagian III/Selesai)
AnnajahSidogiri.id
No Result
View All Result
Kamis, Januari 22, 2026
  • Login
  • Terbaru
  • Aktual
    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Mengapa Ektsrem Kanan Lebih Tampak Ahli Ibadah?

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Dongeng Isra’ Mikraj

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Mengapa Tidak Ada Rasul Wanita?

    Maryam

    Maryam Merupakan Nabi?

    Dimensi Akidah Makhluk Ghaib

    Dimensi Akidah Makhluk Ghaib

    Mukjizat

    Kenali Mukjizat dan Fenomena Lainnya (!)  

    Teologi islam

    Teologi Islam; Dalang Kegagalan Revolusi Sains di Dunia Muslim?

    Tuhan

    Kenapa Tuhan Harus Allah?

    Percaya Hari Sial, Bisa Fatal!

  • Aswaja
    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Prinsip Interaksi dengan Non-Muslim

    Awam dan Kewajibannya Terhadap Hukum Syariat

    Imamul Mutakallimin;  Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

    Bagaimana Aswaja Memandang Rezeki?

    Wali

    Wali dan Karamah [3/3]

    karomah wali

    Wali dan Karamah [2/3]

    Wali dan Karamah [1/3]

    Arti Mimpi Melihat Allah

    Ketika Kau Membenci Ahlul Bait

    Ketika Kau Membenci Ahlul Bait

    Nabi Khidir Hanya Ilusi Sufi?

    Nabi Khidir Hanya Ilusi Sufi?

  • Liberal
    Sekularisme

    Islam vs Sekularisme Politik

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Nabi Muhammmad ﷺ Seorang Tokoh Pluralisme?

    Analisis Misi Orientalis

    Analisis Misi Orientalis

    Syariat

    Syariat Islam Harus Dijalankan

    Kemakhlukan Al-Quran Versi Muktazilah dan Liberal

    Tuhan Tidak Adil?

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

    Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (2/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

     Membantah Isu Feodalisme dalam Pesantren (1/2)

    Menepis Tafsir Feminis

  • Wahabi
    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Politik Wahabi vs Dinasti Utsmani (1/2)

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Keterlibatan Inggris Dalam Kampanye Wahabisme

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Shalawat Nabi Dan Sejarah Kelam Wahabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Kontroversi Wahabi Perihal Mengatakan “ Sayyid “ Pada Nabi

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Apa Yang Menjadi Dalil Boleh Baca Al-Quran di Kuburan?

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Dusta Wahabi Terhadap Akidah Ulama (#1)

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Cikal Bakal Ideologi Tajsim

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Fitnah Wahabi Pada Imam Syafi’i Perihal Tasawuf

    Jimat Kalung Balita, Bidahkah?

    Jimat Kalung Balita, Bidahkah?

  • Syiah
    al-Kisai

    Menyikapi Kisah Ahlul Kisa’ dengan Benar

    Allah Adalah Dzat, Bukan Roh

    Ismailiyah: Sinkronisasi Filsafat dalam Ajaran Syiah

    Syiah

      Membedah Hadis Syiah

    Menyoal Cinta Syiah kepada Ahlul Bait

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekte Al-Kaysaniyyah: Antara Politik, Pembalasan, dan Penyimpangan

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Sekilas Tentang Politik Syiah

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Perkembangan Syiah di Indonesia

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Aliran Ghurabiyyah sekte Syiah Yang Keluar dari Arus Utama Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

    Sekte Saba’iyah: Awal Mula Ekstremisme dalam Sejarah Islam

  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Jahmiyyah; Sekte Pengingkar Asma Allah

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#3)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

       Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#2)

      Asmaul-Husna: Apakah Cuma Sembilan Puluh Sembilan Nama?

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Takdir Dan Pertanyaan-Pertanyaan Membingungkan (#1)

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Jangan Katakan Al-Quran Makhluk !

      Siapa Iblis Itu?

      Siapa Iblis Itu?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Mengapa Tahlilan Hingga 7 Hari?

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

      Hikmah di Balik Menabur Bunga di Atas Kuburan

    • Resensi
    • Tokoh
      al-Buthi

      Syekh Sa’id Ramadhan Al-Buthi; al-Ghazali Kecil dari Suriah

      Strategi Membendung Aliran Sesat di Era Globalisasi

      Syekh Ahmad Zaini Dahlan; Mufti dan Pejuang Melawan Wahabi

      Syeikh Al-Baijuri:  Sang Pembela Kebenaran

      Syeikh Al-Baijuri: Sang Pembela Kebenaran

      at-Thohahawi

      Imamul Mutakallimin; Ahmad bin Muhammad ath-Thahawi

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Ahmad Bin Hanbal: Amir al-Mukminin al-Hadis

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Mutiara Pembela Ahlusunnah dari Kota Mekah

      Saad al-Din at-Taftazani

      Saad al-Din at-Taftazani

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Syekh Muhammad bin Umar Al-Hadhrami

      Al-Imam Al-Ghazali

      Al-Imam Al-Ghazali

      • Firqah
    • Wawancara
  • Video
AnnajahSidogiri.id

Telisik Prisma Berpikir Teologi Imam Al-Asy’ari (Bagian III/Selesai)

Ahmad Ilham Zamzami by Ahmad Ilham Zamzami
22 Mei 2021
in Aswaja, Liberal
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Telisik Prisma Berpikir Teologi Imam Al-Asy'ari
164
SHARES
2.1k
VIEWS
Bagikan di FBBagikan di TwitterBagikan di WABagikan di Telegram

Selanjutnya penulis akan memaparkan contoh kasus yang bisa menvisualisasikan tiga instrumen barusan dan konsepsi teologi al-Asy’ari dalam beberapa subjudul lanjutan, agar mempermudah pembaca untuk menganalisa metodologi yang diaplikasikan oleh al-Asy’ari dalam kajian akidah yang ditulisnya.

1.Afirmasi akan Keberadaan Allah Swt.

Dalam membangun premis akan keberadaan Allah Swt., al-Asy’ari memulai dengan observasi eksperimental yang dilakukannya pada siklus kehidupan yang terjadi pada manusia. Perpindahan fase manusia dari hanya berupa air mani yang bersentuhan dengan ovum dan berinkubasi dalam rahim perempuan, kemudian melahirkan manusia dalam wujud yang sempurna, merupakan bukti bahwa peralihan antar fase pada diri manusia digerakkan oleh Zat Yang Maha Menciptakan. Asy-Syahrastani mengungkapkan teori al-Asy’ari sebagai berikut: “Abul Hasan al-Asy’ari memakai teori (eksistensi Allah Swt. dengan) baharunya manusia dan terbentuknya ia dari setetes air mani, dan perpindahannya dalam masa penciptaan dan perkembangannya. Dan kami tidak ragu bahwa tidak ada yang bisa merubah bentuk manusia, begitu juga kedua orang tuanya, atau tabiat (lingkungan), maka secara pasti (perubahan tersebut) membutuhkan pada Zat Yang Menciptakan, Kadim, dan Kuasa untuk melakukannya.”[1]

Bagi al-Asy’ari, ketidakmampuan manusia untuk mengubah dirinya dari air mani menjadi manusia yang utuh, dan mempercepat atau memperlambat perkembangan dirinya saat fase anak-anak; remaja; hingga dewasa, menunjukkan bahwa adanya kuasa Tuhan yang Zat dan Sifat-Nya berbeda secara keseluruhan dengan manusia. Premis yang dibuat oleh al-Asy’ari tadi, ternyata memiliki kesaamaan prinsip dengan buku Fiqh al-`Akbar, karya yang dinisbatkan kepada Imam asy-Syafi—terlepas absah dan tidaknya statement tersebut[2]—dan bisa dipersepsikan jika al-Asy’ari mengadopsi teori keberadaan Allah Swt. dari karya asy-Syafi’i. Dia berkata: “Ketahuilah kalian semua! Bahwa Zat Yang Menciptakan alam semesta adalah Allah Swt., dalil yang menunjukkan hal tersebut telah ditetapkan sejak awal oleh pikiran, bahwa manusia meski sempurna bentuknya, tajam pikirannya, dan memiliki kemampuan, dia tidak mampu menciptakan indera pendengar dan penglihat bagi dirinya; atau dia tidak kuasa untuk mengembalikan anggota tubuhnya yang terputus, baik ketika dia sendiri, atau melalui bantuan manusia lain yang seepertinya.”[3]  

2.Monoteisme atas Allah Swt.

Sikap untuk mengesakan Allah Swt., al-Asy’ari memakai teori tamânu’ (antitesis atau bertolak belakang, red), yaitu jika entitas Allah Swt. tidak tunggal, niscaya ciptaan yang dihasilkan oleh-Nya tidak mungkin simetris dan tidak seimbang, bahkan bisa jadi tidak ada yang bisa diciptakan. Namun kenyataan yang terjadi di alam semesta bertolak belakang dengan pengandaian entitas Tuhan itu dua. Karena jika dianalisa lebih jauh, andai saja Tuhan itu berwujud dua, akan dipastikan berimplikasi pada tiga kesimpulan. Pertama, jika subtansi dua Tuhan itu berbentuk layaknya makhluk, meski dengan bentuk yang berbeda, bisa jadi suatu waktu keduanya berkehendak untuk diam dan bergerak dalam keadaan yang sama. Demikian ini mustahil terjadi, sebab secara kausalitas gerak dan diam tidak mungkin terjadi secara bersamaan. Kedua, tidak terlaksananya kehendak dari keduanya, baik karena salah satunya tidak mampu mewujudkan atau menciptakan, atau karena terbatasnya kemampuan yang lain. Ini juga tidak mungkin terjadi, sebab Tuhan harus kuasa untuk menghadirkan kehendaknya. Ketiga, atau salah satu dari keduanya bisa memenuhi kehendaknya, sedangkan yang kedua tidak mampu.

Baca Juga: Telisik Prisma Berpikir Teologi Imam Al-Asy’ari (Bagian I)

Maka eksistensi ketuhanan bagi yang kedua hilang dengan sendirinya, sebab dia tidak mampu menciptakan apa yang dikehendaki. Selain memakai penalaran logika dalam mengukuhkan sikap monoteismenya, al-Asy’ari juga memakai ayat Alquran yang berbunyi: “Seandainya pada keduanya (di langit dan di bumi) ada tuhan-tuhan selain Allah, tentu keduanya telah binasa. Mahasuci Allah yang memiliki ‘Arsy, dari apa yang mereka sifatkan.” (QS. Al-Anbiya`: 22). Dan ayat: “Katakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Tuhan yang mempunyai ’Arsy.” (QS. Al-Isra`: 42).[4]

Deduksi yang bisa diambil oleh penulis mengenai konseptualisasi teologi al-Asy’ari, adalah mengaplikasikan tiga instrumen sumber pengetahuan tersebut secara proporsional, guna menghasilkan metodologi yang moderat dalam berideologi dan berteologi. Sebab itulah spirit yang digaungkan oleh al-Asy’ari sejak pertama kali dia memproklamirkan mazhab baru yang dianutnya. Karena jika tidak demikian, maka sikap yang ekstrim dalam beragama akan tetap terjadi, baik yang berbentuk literal-tekstualis ataupun yang pure reason (akal murni, red), sehingga persatuan dan majunya peradaban umat Islam bisa terjadi.

Ahmad Ilham Zamzami | Annajahsidogiri.id


[1] Abdul Karim asy-Syahrastani, Nihâyah al-`Iqdâm, Kairo: Maktabah ats-Tsaqafah ad-Diniyah, 2009, hlm. 9.

[2] Untuk mengetahui lebih jelas kebenaran kitab tersebut dinisbatkan kepada asy-Syafi’i, bisa dilihat dalam Nasy’ah al-`Asy’ariyah wa Tathawwuruhâ, hlm. 212-213.

[3] Muhammad bin Idris asy-Syafi’i, al-Fiqh al-Akbar, hlm. 8.

[4] Op. Cit, Nasy’ah al-`Asy’ariyah wa Tathawwuruhâ, hlm. 213-214.

Previous Post

Telisik Prisma Berpikir Teologi Imam Al-Asy’ari (Bagian II)

Next Post

Mendoakan Orang Muslim Menjadi Murtad

Ahmad Ilham Zamzami

Ahmad Ilham Zamzami

Peneliti Ahli Annajah Center Sidogiri & Alumnus al-Azhar University.

Next Post
Mendoakan Orang Islam Murtad

Mendoakan Orang Muslim Menjadi Murtad

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Aktual
  • Aswaja
  • Buletin Tauiyah
  • e-book
  • Firqah
  • Kajian
  • Kajian Kitab Kiai
  • Kolom
  • Konsultasi
  • Liberal
  • Lintas Agama
  • Publikasi
  • Resensi
  • Serial Akidah Awam
  • Syiah
  • Tokoh
  • Wahabi
  • Wawancara

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot thailand
  • slot gacor
  • slot gacor hari ini
  • slot gacor
  • slot pulsa
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Aktual
  • Aswaja
  • Liberal
  • Wahabi
  • Syiah
  • Lintas Agama
  • Serial Akidah Awam
  • Publikasi
    • Buletin Tauiyah
    • e-book
    • Kajian Kitab Kiai
    • Kolom
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Tokoh
      • Firqah
    • Wawancara
  • Video

© 2012-2025 AnnajahSidogiri.ID - design theme by Tim Media ACS.

  • slot gacor
  • slot gacor