HEADLINE

Tokoh & Referensi

Imam Bahauddin; Sang Penentang Ibnu Taimiyah

Imam Bahauddin

Beliau adalah Imam Bahauddin Abul-Azhari Abdul Wahab bin Abdurrahman bin Abdil Waliyyi bin Abdissalam al-Ikhmimi al-Maraghi al-Mishriyi ad-Dimasyqi as-Syafi’i. Imam Bahauddin sejak kecil lebih dikenal dengan sebutan Abul Azhari. Ia Beliau lahir di Suhaj, Mesir, sebuah daerah yang terletak di lembah sungai Nil. Imam Bahauddin lahir pada abad keenam kisaran tahun 700 Hijriyah. Sejak kecil Abul Azhari gemar mencari ilmu, ...

Read More »

Imam Ibrahim al-Laqani; Ulama yang Produktif

Imam Ibrahim al-Laqani; Ulama Yang Produktif

Imam Burhanuddin Abul Amdad Abu Ishaq Ibrahim bin Ibrahim bin Hasan bin ‘Ali al-Laqani, merupakan Seorang mufti abad ke 17 M dan seorang profesor di Universitas al-Azhar kairo Mesir. Imam Ibrahim al-Laqani bermazhab Maliki dan lahir pada kisaran tahun 969 H atau 971 H di Negara Mesir. Disamping mengajar, Imam Ibrahim al-Laqani juga seorang penulis yang aktif. salah satu kitab ...

Read More »

Ketika Ibnu Taimiyah Menjadi Juru Selamat Ahli Neraka

Ketika Ibnu Taimiyah Menjadi Juru Selamat Ahli Neraka

Dialah Abul Abbas Taqiyuddin Ahmad bin Abdus Salam bin Abdullah bin Taimiyah al Harrani. Lahir 10 Rabiul Awal 661 H (22 Januari 1263) dan wafat 22 Dzulqadah 728 H (26 September 1328). Beliau lebih populer dan viral dengan nama Ibnu Taimiyah, ia adalah seorang pemikir dan ulama asal Harran, Turki. Ada pelbagai pemikiran kontroversial yang menyertai mahaguru Ibnu Qayyim al-Jauziyah ...

Read More »

Al-Milal Wa An-Nihal; Kitab Ensiklopedia Teologi Beragam Agama

Al-Milal Wa An-Nihal; Kitab Ensiklopedia Teologi Beragam Agama

Al-Milal wa an-Nihal adalah salah satu kitab ensiklopedia khazanah pemikiran Islam klasik yang cukup komprehensif. Kitab ini memuat tiga jilid tebal dengan kajian analisis sejarah ragam teologi di tiap jilidnya. Kitab ini dikarang oleh Abu al-Fath Muhammad bin Abdul Karim asy-Syahrastani, pemuka madzhab al-Asy’ari yang wafat pada tahun 548 H. Beliau berusaha melakukan studi kasus sebagai pembenaran terhadap apa yang ...

Read More »

Dekonstruksi Syariah Menurut Ummul-Barâhîn

Dekonstruksi Syariah

Tidak semua menjawab problematika modern harus menggunakan sesuatu yang modern pula. Termasuk wacana dekonstruksi syariah yang dikoarkan oleh Abdullahi Ahmed an-Na’im. Kita bisa dengan lugas menjawab mengunakan Ummul-Barâhîn, salah-satu mata pelajaran Tsanawiyah. Namun, sebenarnya, menurut Islam, dekonstruksi syariah dibenarkan atau tidak? Secara definisi dekonstruksi adalah penataan ulang. Syariah sendiri berarti khitab Allah yang berkaitan dengan pekerjaan manusia.[1] Penataan ulang syariah ...

Read More »