HEADLINE

Annajah Center Sidogiri (ACS)

Annajah Center Sidogiri (ACS) adalah instansi yang menangani kajian paham dan amilyah Ahlusunah Waljamaah (Aswaja). Program utama ACS ialah memberi pemahaman dalil-dalil amaliah Aswaja. ACS juga berfungsi sebagai laboratorium kajian akidah kontra Ahlusunah; mengkaji aliran dan paham menyimpang melalui sumber-sumber primer dan kredibel. Diharapkan, keberadaan ACS mampu membentengi akidah santri dan menjawab carut-marut aliran sesat di luar pesantren.

Selain berada di bawah koordinasi ketua umum, ACS memang didirikan oleh Mas d. Nawawie Sadoéllah sejak tahun 1434 H. Resmi sebagai instansi pada tahun 1436-1437 H, serta secara struktural di bawah koordinasi wakil ketua umum.

Visi & Misi

  • Visi
    • Mencetak santri yang berlandaskan akidah Ahlusunah Waljamaah
  • Misi
    • Menanamkan pengetahuan dan pemahaman akidah Aswaja kepada para santri
    • Menyemarakkan kajian kontra akidah menyimpang
    • Menjaga kemurnian akidah Aswaja dengan memanfaatkan dakwah bil-qalam

Kilas Balik

Penggagas utama terbentuknya Annajah Center Sidogiri (ACS) adalah Katib Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri, Mas d. Nawawi Sadoéllah. Hal ini karena atas dasar keprihatinan pengurus terhadap minimnya fasilitas untuk santri dalam mengenal ajaran Ahlusunah Waljamaah secara utuh dan menyeluruh sampai pada akarnya.

Tujuan paling mendasar terbentuknya ACS adalah agar para santri memahami dalil-dalil amaliah yang mereka lakukan seperti pembacaan tahlil, haul, tabaruk, dls. Selain itu, pengurus berharap keberadaan ACS juga mampu membentengi prinsip akidah santri Pondok Pesantren Sidogiri dan menggembleng mereka untuk mampu menjawab tantangan penyebaran akidah kontra Ahlusunah yang terjadi.

ACS pertama kali berdiri pada Tahun 1434 H. dengan sistem dan program kegiatan yang masih sederhana. Hanya berbekal petunjuk dari Katib Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri terbentuklah struktur kepengerusan dengan anggota staf pengajar Madrasah Miftahul Ulum tingkat Aliyah dan beberapa santri senior. Ketika itu, ACS masih belum resmi masuk pada program dan struktur kepengurusan Pondok Pesantren Sidogiri.

Kemudian pada tahun ajaran 1436-1437 H. ACS secara resmi masuk dalam program Pondok Pesantren Sidogiri dan secara struktural berada bawah koordinasi Wakil Ketua Umum.

Program dan Kegiatan ACS

Kajian ACS

Kajian akidah terselenggara tiap malam, selain malam pelatiahan. Program kajian ini terbagi sesuai tingkatan dan materi kajian.

Semester I materi kajian seputar pemantapan Aswaja, sedangkan semester II kajian kontra Wahabi Tingkat berikutnya, semester III kajian kontra Syiah, lalu semester IV kajian kontra Liberal, Hizbuttahrir Indonesia (HTI), dan Lembaga Dewan Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Selain itu, ACS juga memiliki program Jalsah Jumat yang mendiskusikan isu-isu aktual. Selanjutnya, hasil kajian tersebut terbit dalam bentuk buku oleh Bagian Penelitian dan Pengembangan (LITBANG).

Pelatihan ACS

Dua malam dalam sepekan, tiap tingkatan terselenggara pelatihan dengan mendatangkan pemateri pakar mengenai tema terkait. Selain itu, ACS juga mengadakan program Internalisasi paham Aswaja bagi semua anggota yang terselenggara pada setiap hari Kamis.

ACS juga menyelenggarakan program pelatihan dan pengkajian pada bulan Ramadan. Program ini masyhur dengan sebutan Daurah Annajah Ramadan (DAR). Peserta DAR tidak hanya dari Anggota ACS tapi juga dari segenap santri Pondok Pesantren Sidogiri dan masyarakat umum yang berminat dengan cara mendaftarkan sebagai peserta. Untuk mencapai hasil maksimal, ACS menyediakan materi secara khusus dan mendatangkan mentor.

Dalam skala yang lebih besar, ACS mengadakan seminar. Seminar ini biasanya mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan isu yang sedang mengemuka atau tema yang berhubungan dengan kajian akidah yang perlu untuk masyarakat umum mengetahuinya—dengan berbagai macam pertimbangan.

Media dan Penerbitan ACS

ACS memiliki agenda menerbitkan buku sebagai upaya pemantapan ajaran Ahlusunah Waljamaah atau pun sebagai jawaban atas aliran menyimpang yang tidak sesuai dengan ajaran Ahlusunah Waljamaah.

Selain buku, ACS juga menerbitkan Buletin Tauiyah. Buletin Tauiyah adalah Buletin yang terbit sebulan sekali. Buletin ini terbagi secara gratis ke berbagai kabupaten khususnya, daerah minus Islam. Sekali terbit, Buletin Tauiyah beroplah 8.000-10.000 eksemplar. Buletin Tauiyah juga tersedia digital website annajahsidogiri.id.

Annajahsidogiri.id adalah website resmi yang Annajah Center Sidogiri dalam rangka pemurnian dan penyebaran akidah Ahlusunah WalJamaah (Aswaja) melalui instrumen internet. Perkembangan website mulai lengkap, dengan adanya media sosial milik ACS sendiri. Fanspage Facebook “Annajah Center Sidogiri”, Instagram “@Annajahcenter” dan twitter “@Annajah_Sidogiri”. Medsos ACS menyediakan forum tanya-jawab seputar akidah bagi warganet yang kemudian terjawab dalam forum kajian “Kaifa”. Setelah terjawab dalam forum diskusi Kaifa, tim Medsos ACS kemudian mempublikasikan hasil jawabannya. []